PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN (MJKN) MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN

Authors

  • Kino Siboro Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru
  • Dewi AL Hutagaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru
  • Dewi Purba Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru
  • Crisna Lumban Gaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru

Keywords:

BPJS Kesehatan, Mobile JKN, Theory of Planned Behaviour, Niat Perilaku, Humbang Hasundutan

Abstract

 

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pemanfaatan perangkat seluler dalam  memberikan layanan kesehatan mengubah lanskap perawatan Kesehatan yang lebih luas bagi penyedia layanan dan konsumen. Salah satu  layanan Kesehatan seluler yang cukup popular di Indonesia adalah Mobile JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara faktor-faktor dalam Theory of Planned Behavior terhadap niat individu dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN hingga pengaruhnya pada perilaku penggunaan yang sebenarnya. Berdasarkah hasil pengumpulan data diperoleh sebanyak 368 responden yang valid, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator TPB yaitu sikap, norma subjektif dan control perilaku yang dirasakan secara signifikan mempengaruhi niat penggunaan. Kemudian, niat penggunaan terbukti sepagai faktor penting dalam mendorong perilaku masyarakat dalam menggunakan aplikasi mobile JKN. Hasil ini menjadi tambahan wawasan bagi pemangku kepentingan terkait pentingnya memahami faktor yang mendorong masyrakat menggunakan aplikasi mobile JKN, sehingga tercapai penggunaan mobile JKN secara menyeluruh di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 orang responden yang merupakan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi menggunakan media visual, pembagian leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta. Sebelum kegiatan sosialisasi dilaksanakan, hanya 27% responden yang memiliki pemahaman baik mengenai penggunaan mobile JKN. Setelah dilakukan edukasi, persentase tersebut meningkat menjadi 81%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan administratif yang disampaikan secara langsung, sistematis, dan komunikatif dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai prosedur pelayanan rumah sakit. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan masukan bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi informasi kepada pasien dan keluarga, guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.  

Published

2026-09-30