PEMBERDAYAAN IBU DALAM PEMENUHAN GIZI BALITA MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK PENGOLAHAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SIMANGULAMPE KECAMATAN BAKTI RAJA TAHUN 2026

Authors

  • Debora Simamora Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru
  • Helprida Sihite Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru
  • Fransiska Debataraja Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesehatan Baru

Keywords:

Balita, Gizi, Pangan Lokal, Pemberdayaan ibu, Stunting, Ubi

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga, khususnya ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi balita. Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu alternatif yang dapat dikembangkan untuk mendukung penyediaan makanan yang beragam dan bergizi bagi balita. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pemenuhan gizi balita melalui edukasi dan praktik pengolahan pangan lokal sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Desa Simangulampe Kecamatan Bakti Raja. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pre-test, edukasi mengenai gizi balita, stunting dan pencegahannya, pemanfaatan pangan lokal, demonstrasi, praktik pembuatan Bola-Bola Ubi Bergizi dengan Telur/Ikan, diskusi, post-test, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 28 orang. Pengetahuan peserta diukur menggunakan 20 pertanyaan pilihan ganda sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 72,82 meningkat menjadi 87,14 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 14,32 poin atau 19,67%. Jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 8 orang (28,6%) menjadi 24 orang (85,7%), sedangkan kategori kurang menurun dari 1 orang (3,6%) menjadi 0 orang. Seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan nilai setelah mengikuti kegiatan. Selain peningkatan pengetahuan, peserta memperoleh keterampilan dalam memanfaatkan ubi sebagai bahan pangan lokal yang dikombinasikan dengan sumber protein berupa telur atau ikan. Kegiatan edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik dapat menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemenuhan gizi balita serta mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga.

Published

2026-09-30